LIGA IDOLA – Keputusan Adrien Rabiot bergabung dengan AC Milan dinilai cerdas karena menguntungkan pribadinya dan Timnas Prancis.
Hal itu disampaikan oleh pelatih Prancis, Didier Deschamps.
Deschamps senang akan keputusan Rabiot yang memilih pindah ke AC Milan pada musim panas tahun ini.
Keputusan tersebut dinilai sang pelatih baik untuk sang pemain dan tim nasional.
Sebagaimana diketahui karier Rabiot sempat dianggap habis di Prancis.
Itu tak lepas dari pertikaiannya dengan rekannya di Olimpique Marseille, Jonathan Rowe.
Status Rabiot lantas dibekukan oleh Roberto De Zerbi di Marseille.
Selepas itu namanya segera masuk ke dalam daftar jual klub pada bursa transfer musim panas 2025.
Baca Juga: Qatar Wajib Menang atas Oman kalau Mau Jalannya Mudah ke Piala Dunia 2026
AC Milan datang dengan tangan terbuka untuk memboyongnya senilai 7 juta euro.
Waktu itu mereka memang butuh tambahan tenaga di lini tengah sepeninggal Tijjani Reijnders.
Kembali ke Italia, Rabiot memantapkan dirinya sebagai salah satu pilihan utama di lini tengah tim.
Sejauh ini pemain berusia 30 tahun tersebut sudah mengemas 5 penampilan di semua ajang bersama I Rossoneri.
Penampilan sebagai starter dilahapnya di Liga Italia dalam 4 pertandingan beruntun.
Peran besar dari eks pelatihnya di Juventus, Massimiliano Allegri, turut menjembatani penampilan konsisten dari Adrien Rabiot.
Situasi tersebut membuat Deschamps semringah.
Tak heran jika kesempatan untuk bermain di Timnas Prancis terbuka lebar bagi Rabiot.
Baca Juga: Kualifikasi Piala Dunia 2026 – Skuad Garuda Waspada, Rekan Ronaldo Comeback Jelang Indonesia Vs Arab Saudi
“Dilihat secara psikologis dan atletis, Adrien berada dalam kondisi yang lebih baik saat ini karena ia telah memainkan serangkaian laga dan bermain sangat baik untuk klubnya,” tutur Deschamps seperti dikutip dari Football Italia.
“Ia bermain dalam sistem yang sedikit berbeda saat ini di Milan.”
“Namun, ia tahu apa yang saya harapkan darinya.”
“Ketika ia datang kepada kami pada jeda internasional bulan September, Rabiot sama sekali belum bermain selama 2 minggu,” tutur pelatih yang mengantarkan Prancis juara Piala Dunia 2018 tersebut.
Peran Adrien Rabiot di lini tengah Timnas Prancis begitu diharapkan dalam 2 laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa.
Ia disinyalir akan menggantikan peran Aurelien Tchouameni yang mendapat sanksi larangan tampil.
Les Bleus bakal menghadapi Azerbaijan dan Islandia pada Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa.
Adrien Rabiot mempercepat pemahaman pemain AC Milan yang lain untuk keinginan pelatih Massimiliano Allegri.STEFANO RELLANDINI/AFP
Adrien Rabiot mempercepat pemahaman pemain AC Milan yang lain untuk keinginan pelatih Massimiliano Allegri.
Baca Juga: Oman di Ambang Sejarah, Berharap Sentuhan Magis Eks Pelatih Cristiano Ronaldo
Adapun penampilan Rabiot bersama Prancis saat menang 2-1 atas Islandia pada awal September 2025.
Mantan binaan PSG itu tercatat sudah mengenyam 55 caps bersama Prancis.
Namun, penampilannya sebagai starter sudah lama dilakoninya di level tim nasional.
Saat itu Rabiot turun sejak menit awal dalam kemenangan 2-0 atas Jerman pada Juni 2025.















Leave a Reply